BERPETUALANG DI DUNIA PERMEN
Anugra adalah anak yang suka membaca, jika ia mempunyai waktu ia akan membaca buku, ia terkadang membaca buku Yang bertema fiksi atau legenda. setiap hari minggu Anugra akan berkunjung ke perpustakaan umum yang terletak tak jauh dari rumahnya. tidak seperti anak anak lainnya seusianya yang bermain dengan boneka, ia bermain menggunakan buku. anugra tidak pernah berpikir untuk seperti anak yang lain, ia lebih menyukai membaca buku buku fiksinya.
Anugra adalah anak yang suka membaca, jika ia mempunyai waktu ia akan membaca buku, ia terkadang membaca buku Yang bertema fiksi atau legenda. setiap hari minggu Anugra akan berkunjung ke perpustakaan umum yang terletak tak jauh dari rumahnya. tidak seperti anak anak lainnya seusianya yang bermain dengan boneka, ia bermain menggunakan buku. anugra tidak pernah berpikir untuk seperti anak yang lain, ia lebih menyukai membaca buku buku fiksinya.
Meskipun begitu Anugra sendiri lebih menyukai membaca buku fiksi ketimbang buku pelajarannya. sehingga nilai rapornya tidak begitu tinggi, tapi sepertinya orang tua Anugra tidak begitu memperdulikan nilai rapor anaknya. mereka tidak akan pernah melarang anak mereka membaca, Apalagi membaca sudah merupakan hobbi Anugra.
Hari minggu tanggal 20 desember 2015 telah datang. matahari bersinar terang mengawali pagi yang indah ini. dan seperti biasanya anugra akan pergi ke perpustakaan untuk membaca. tapi ia sudah bosan karna semua buku (fiksi) di perpustakaan itu sepertinya sudah ia baca. Anugra kemudian hanya berjalan jalan dari meja ke meja lain.
Tapi aneh, ruangan itu serasa sangat panjang bagi Anugra. seperti labirin. Anugra heran sendiri jadinya. sampai ketika jam menunjukkan pukul 09.16 ia melihat lemari yang memiliki roda, beda dari yang lainnya.
"Hmm.. Ia Beda Dari yang lainnya." pikir Anugra.
Anugra kemudian mendekat ke lemari itu. ia perlahan mendorong lemari itu. Apa yang dia temukan? Anugra menemukan Pintu Berwarna Biru. Sangat mencolok di perpustakaan yang dicat dengan warna coklat. Anugra Memutar knop pintu itu. "tidak terkunci!" kata Anugra. ia kemudian membuka pintu itu. tiba tiba, cahaya berwarna ungu dan memenuhi ruangan. Anurga terseret kedalam pintu itu. Anugra merasa pusing melihat cahaya ungu yang berputar dan menembus dirinya.
"PLAAAAANG!!!!!!!!!!!!" Anugra terlempar dari udara dan jatuh ketempat yang terlihat berbeda. mukanya rata di tanah. dan ia menelan beberapa butir batu. "Rasanya mirip sekali dengan buah lemon." Anugra kemudian berdiri. ia melihat bahwa ternyata tempat itu jauh berbeda dari tempat asalnya. bahkan orang orang disana memiliki fisik yang sedikit berbeda dari Anugra.
Anugra kemudian berjalan jalan ditempat itu. tanpa sengaja ia melihat istana yang temboknya tersusun dari coklat batang.
Saking terpesonanya, Anugra akhirnya memasuki istana itu. para pengawal istana itu sama sekali tidak menahan anugra. mereka terlalu heran kenapa makhluk seperti anugra bisa sampai ada di tempat itu. karna terlalu terpesona, secara tak sengaja anugra menabrak seorang putri kecil yang cantik. "ow! hai makhluk aneh! sedang apa kau disini?" tanya putri kecil itu lalu menarik tangan anugra. membawanya ke kamar sang putri yang tercium seperti "permen".
"siapa engkau!?" tanya si putri kecil kepada Anugra.
"a...aku.. aku Anugra!" kata anugra gelagapan dan gugup.
"kau manusia kan? bagaimana kau bisa sampai ke dunia kami?" tanya putri kecil itu lagi.
"aku sampai disini ketika aku menemukan pintu tersembunyi di perpustakaan" jawab anugra.
"wow! perkenalkan namaku Batari! aku biasa dipanggil tuan putri tari. ohya! kau bilang tadi kau menemukan pintu ketika kau di perpustakaan bukan? apa itu berarti kau orang yang suka membaca?" tanya tuan putri itu. "ya!" jawab anugra. rasa gugupnya perlahan mulai berkurang. sang putri kemudian menceritakan bahwa ia adalah orang permen yang suka membaca, tapi ia tidak pernah membaca buku pelajaran. ia hanya membaca buku fiksi. sehingga sang ratu marah dan mengeluarkannya dari sekolah.
anugra tersentak. ia mempunyai hobbi yang sama dengan putri tari, tapi orang tuanya tidak akan pernah memperlakukannya seperti itu. ia kemudian memberi tahu tari bahwa ia juga sama seperti tari. tapi tak semalang tari. tari kemudian minta tolong pada anugra untuk membantunya menjadi lebih baik. sekaligus anugra bisa berlatih menjadi lebih baik. anugra pun setuju. mereka berduapun meminta izin pada sang raja. akhirnya merekapun diizinkan.
putri tari dan anugrapun menuju perpustakaan istana coklat batang tersebut. mereka kemudian membaca sebanyak banyaknya buku pengetahuan yang ada di perpustakaan itu. Anugra agaknya sudah lupa bahwa ia sudah lebih dari 6 jam di tempat yang manis itu.
satu demi satu buku ilmu pengetahuan dibacanya. hingga setelah 12 hari ditempat itu. anugra pamit pulang, ia meminta tolong pada sang raja agar mengembalikannya ke perpustakaan. Anugra berpikir bahwa orang tuanya akan khawatir mencari dirinya yang menghilang selama 12 hari itu.
sang raja kemudian memanggil para penyihir penyihirnya untuk mengembalikan anugra ke dunianya. hingga mereka membuatkan pintu. anugra kemudian membuka pintu itu. dan cahaya berwarna ungu dan memenuhi ruangan. mengangkat anugra kembali ke perpustakaan.
pukul 09:19 anugra sudah kembali di perpustakaan. ia kemudian menyempatkan diri membuka buku itu lagi. ia melihat gambar keluarga kerajaan sedang melambai. Anugra tersenyum lalu meletakkan kembali buku itu ditempatnya semula.
"hai ibu hai ayah!" teriak anugra sampai kerumah. "oh! hai anugra. kau pulang lebih awal dari sebelumnya." kata ayahnya yang sedang menonton tv.
Anugra terkejut bukan kepalang. ia tinggal di dunia permen selama 12 hari, ia kemudian berlari mendekati kalender. ia jauh lebih terkejut ketika kalender menunjukkan tanggal "Minggu 20 desember 2015".
"itu mustahil! aku disana selama 12 hari." kata anugra.
"apa maksudmu, kau hanya beberapa menit di perpustakaan. aku harap kau tidak terlalu terpengaruh cerita cerita fantasimu." kata ibu anugra lalu memeluk anugra.
"Anugra? kenapa kau berbau permen karet?"
**********************************************************************************
Saking terpesonanya, Anugra akhirnya memasuki istana itu. para pengawal istana itu sama sekali tidak menahan anugra. mereka terlalu heran kenapa makhluk seperti anugra bisa sampai ada di tempat itu. karna terlalu terpesona, secara tak sengaja anugra menabrak seorang putri kecil yang cantik. "ow! hai makhluk aneh! sedang apa kau disini?" tanya putri kecil itu lalu menarik tangan anugra. membawanya ke kamar sang putri yang tercium seperti "permen".
"siapa engkau!?" tanya si putri kecil kepada Anugra.
"a...aku.. aku Anugra!" kata anugra gelagapan dan gugup.
"kau manusia kan? bagaimana kau bisa sampai ke dunia kami?" tanya putri kecil itu lagi.
"aku sampai disini ketika aku menemukan pintu tersembunyi di perpustakaan" jawab anugra.
"wow! perkenalkan namaku Batari! aku biasa dipanggil tuan putri tari. ohya! kau bilang tadi kau menemukan pintu ketika kau di perpustakaan bukan? apa itu berarti kau orang yang suka membaca?" tanya tuan putri itu. "ya!" jawab anugra. rasa gugupnya perlahan mulai berkurang. sang putri kemudian menceritakan bahwa ia adalah orang permen yang suka membaca, tapi ia tidak pernah membaca buku pelajaran. ia hanya membaca buku fiksi. sehingga sang ratu marah dan mengeluarkannya dari sekolah.
anugra tersentak. ia mempunyai hobbi yang sama dengan putri tari, tapi orang tuanya tidak akan pernah memperlakukannya seperti itu. ia kemudian memberi tahu tari bahwa ia juga sama seperti tari. tapi tak semalang tari. tari kemudian minta tolong pada anugra untuk membantunya menjadi lebih baik. sekaligus anugra bisa berlatih menjadi lebih baik. anugra pun setuju. mereka berduapun meminta izin pada sang raja. akhirnya merekapun diizinkan.
putri tari dan anugrapun menuju perpustakaan istana coklat batang tersebut. mereka kemudian membaca sebanyak banyaknya buku pengetahuan yang ada di perpustakaan itu. Anugra agaknya sudah lupa bahwa ia sudah lebih dari 6 jam di tempat yang manis itu.
satu demi satu buku ilmu pengetahuan dibacanya. hingga setelah 12 hari ditempat itu. anugra pamit pulang, ia meminta tolong pada sang raja agar mengembalikannya ke perpustakaan. Anugra berpikir bahwa orang tuanya akan khawatir mencari dirinya yang menghilang selama 12 hari itu.
sang raja kemudian memanggil para penyihir penyihirnya untuk mengembalikan anugra ke dunianya. hingga mereka membuatkan pintu. anugra kemudian membuka pintu itu. dan cahaya berwarna ungu dan memenuhi ruangan. mengangkat anugra kembali ke perpustakaan.
pukul 09:19 anugra sudah kembali di perpustakaan. ia kemudian menyempatkan diri membuka buku itu lagi. ia melihat gambar keluarga kerajaan sedang melambai. Anugra tersenyum lalu meletakkan kembali buku itu ditempatnya semula.
"hai ibu hai ayah!" teriak anugra sampai kerumah. "oh! hai anugra. kau pulang lebih awal dari sebelumnya." kata ayahnya yang sedang menonton tv.
Anugra terkejut bukan kepalang. ia tinggal di dunia permen selama 12 hari, ia kemudian berlari mendekati kalender. ia jauh lebih terkejut ketika kalender menunjukkan tanggal "Minggu 20 desember 2015".
"itu mustahil! aku disana selama 12 hari." kata anugra.
"apa maksudmu, kau hanya beberapa menit di perpustakaan. aku harap kau tidak terlalu terpengaruh cerita cerita fantasimu." kata ibu anugra lalu memeluk anugra.
"Anugra? kenapa kau berbau permen karet?"
**********************************************************************************